digtara.com | KUPANG – Polisi masih menyelidiki penyebab tenggalamnya Kapal Motor (KM) Aditya, yang mengangkut turis Pulau Komodo. Insiden itu terjadi di Perairan Pulau Bidadari, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pagi tadi.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Johanes Bangun menyatakan, dari hasil penyelidikan sementara, disimpulkan bahwa kapal tersebut tenggelam karena factor cuaca buruk. Namun Polisi juga mendalami adanya unsur kesengajaan maupun kelalaian dari nakhoda kapal.
“Ada dugaan kelalaian dari kapten kapal yang berusaha menembus tingginya gelombang. Sehingga keseimbangan kapal tidak terkendali yang mengakibatkan kapal tenggelam,”sebut Johanes, Sabtu (4/1/2020) sore.
Diketahui pula bahwa pada saat berlayar KM Aditya tidak dilengkapi dengan izin (clerence pass) dari Kesyabandaran Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Polisi di Polres Manggarai Barat sudah memeriksa Samsudin selaku nahkoda kapal dan tiga anak buah kapal tersebut.
“Penyidik juga meminta keterangan dari para saksi yang juga penumpang kapal,â€tukasnya.
Korban KM Aditya saat berada di RS Siloam Labuhan Bajo (imanuel/digtara)
Kapal tersebut disewa satu keluarga dari Jawa Tengah terdiri dari bapak, ibu dan tiga orang anak untuk melakukan perjalanan sejak Kamis hingga Sabtu 2-4 Januari 2020.
“Seluruh penumpang termasuk kapten kapal dan ABK juga selamat. Kini mereka dirawat di rumah sakit Siloam Labuan Bajo,â€tukasnya.
[AS]