digtara.com | TAPTENG – Sebanyak 7 orang korban tewas dalam peristiwa banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), telah berhasil dievakuasi.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo menyebutkan, ketujuh korban dievakuasi dari dua kecamatan. Yakni Kecamatan Barus dan Kecamaran Andam Dewi.
“Tim Gabungan telah berhasil mengevakuasi seluruh korban tertimbun tanah longsor. Total korban meninggal dunia berjumlah 7 orang. Terdiri 2 orang karena banjir di Kecamatan Barus dan 5 orang karena longsor di Kecamatan Andam Dewi,”sebutnya.
Sejauh ini wilayah terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah, mencapai 6 Kecamatan. Yakni Kecamatan Sorkam, Pasaribu Tobing, Sitahuis, Sarudik, Andam Dewi dan Kecamatan Barus.
“Sedangkan kebutuhan mendesak adalah tenda pengungsi, elimut untuk korban mengungsi dan genset,”terangnya.
Berikut daftar nama korban yang berhasil diidentifikasi:
1. Adwirzah Tanjung (60) (L), Kelurahan Padang Masiang, Barus2. Idwaranisa (58) (P), Kelurahan Padang Masiang, Barus3. Marpaung (50) (L) Bonan Dolok, Andam Dewi4. Juster Sitorus (55) (L) Bonan Dolok, Andam Dewi5. Pardamean br Manalu (85) (P) Bonan Dolok, Andam Dewi6. Abdul Rahman (72) (L) Bonan Dolok, Andam Dewi7. Esrin Pane (48) (L) Bonan Dolok, Andam Dewi.
[AS]