digtara.com | MEDAN – Eva Maria (53), warga Jalan Pembangunan, Medan Johor, Kota Medan, menjadi korban penjambretan saat berolahraga pada Minggu pagi (2/2/2020).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Brigjen Katamso, tetapnya di depan Istana Maimun.
Saat itu Eva bersama suaminya, hendak menuju Lapangan Merdeka Medan dengan menggowes sepeda mereka. Setibanya di persimpangan jalan Juanda, Eva melihat dua orang berboncengan menggunakan skutik berwarna hitam, mengikuti mereka.
Eva tak merasa curiga. Itu karena hampir setiap Minggu pagi mereka bersepeda dan tidak pernah ada kejadian apapun. Eva pun melanjutkan perjalanannya.
Setelah beberapa ratus meter, tepatnya di depan Istana Maimun, kedua pemuda yang mengendarai skutik itu, merampas tas samping milik Eva. Eva sempat mencoba mempertahankan tas miliknya. Namun akhirnya Eva terjatuh dan kedua pelaku berhasil membawa kabur tas miliknya.
“Kejadiannya sekitar pukul 07:30 WIB. Di depan ikon Kota Medan, Istana Maimun. Ini pertama kali kejadian seperti ini. Padahal setiap Minggu saya bersepeda dan aman-aman saja,â€ujar Eva kepada Komunitas Sepeda Jurnalis yang sedang berkumpul di Lapangan Merdeka Medan.
Eva berharap atas kejadian ini pihak kepolisian selalu rutin mengadakan patroli biar kejadian ini tidak terulang lagi.
“Polisi harus ada la yang patroli biar masyarakat yang bersepeda tidak di jambret seperti saya. Padahal saya setiap minggu olahraga ke Lapangan Merdeka,” pintanya.
Sementara di Lapangan Merdeka Medan terlihat banyak masyarakat yang berolahraga. Namun tidak ada jalur khusus disediakan untuk berolahraga baik pesepeda maupun yang berlari di kawasan Lapangan Merdeka.
“Kalau bisa Car Free Day itu dibuat setiap minggu di Lapangan Merdeka biar yang berolahraga dan bersepeda tidak was-was dengan kendaraan bermotor yang lewat di kawasan Lapangan Merdeka Medan ini,” tambah Amrizal warga yang bersepeda di kawasan Lapangan Merdeka Medan.
[AS]