digtara.com | AMBON – Sebanyak 50 CCTV yang dipasang pada beberapa titik di pusat Kota Ambon oleh Polda Maluku, Polres Ambon dan Command Center.
50 cctv itu dipasang itu dipasang untuk memantau segala tindakan anarkis atau kejahatan yang terjadi di jalan khususnya di sejumlah titik pusat Kota Ambon.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Mohamad Roem Ohoirat kepada wartawan mengatakan, CCTV itu dipasang bukan untuk memantau aktivitas masyarakat, melainkan untuk memantau kawasan-kawasan yang dianggap rawan terjadi aksi anarkis.
“Saat ino masih kita lakukan uji coba CCTV, nanti akan diresmikan dalam beberapa hari kedepan,” ujar Ohoirat, Rabu (19/2/2020)
Kata Ohoirat, soal kemubgkinan difungsikan sekaligus untuk ptoses penilangan elektronik oleh pihak kepolisian terhadap kendaraan yang tidak mematuhi rambu-rambu lalulintas, sementara masih difikirkan. Jadi untuk sementara penilangan masih tetap secara manual.
“CCTV yang dipasang tersebut diutamakan pada kawasan rawan kemacetan, di perempatan jalan, di titik-titik rawan perkelahian yang kerap terjadi aksi konsenttasi masa, termasuk juga di Jembatan Merah Putih,” tandasnya.