digtara.com | GUNUNG SITOLI – Kemarau yang melanda wilayah Kepulauan Niasdalam beberapa pekan terakhir, mulai menyebabkan sejumlah areal pertanian warga.
Seperti yang terjadi di Dusun II dan Dusun IV, Desa Niko Otano Dao, Kecamatan Gunung Sitoli Alo’oa. Dimana seluas 2,5 hektare kebun milik warga terbakar.
Salah seorang warga, Soni, mengaku jika kebakaran terjadi akibat cuaca panas dan angin kencang. Kondisi itu sudah terjadi dalam beberapa pekan terakhir di Kota Gunung Sitoli.
Beruntung petugas pemadam kebakaran cepat datang. Ditambah lagi bantuan dari Babinsa Ramil 01/Gunungsitoli, personil Polisi Sektor Alo,oa dan warga. Sehingga api cepat padam dan tidak meluas.
“Kami perkirakan kebun warga yang terbakar luasnya kurang lebih 2,5 hektar,” ucapnya
Salah seorang petugas pemadam kebakaran Kota Gunungsitoli, Yusgo Telaumbanua, mengatakan jika sebelumnya mereka mendapat info ada kebakaran sehingga petugas pemadam kebakaran langsung turun ke lapangan melakukan pemadaman.
Tim pemadam Kebakaran turun dengan membawa 3 unit mobil damkar dibantu 1 unit mobil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Bpbd), 1 unit mobil Dalmas dan 2 unit mobil Satuan Polisi Pamong Praja.
“Setelah kita terjun langsung, api yang membakar kebun warga berhasil dipadamkan dalam waktu singkat dan tidak ada rumah warga yang terbakar maupun warga yang terluka,” terangnya.
[AS]