Pernah Kontak Fisik, Warga Diminta Melapor Pasca Pasien Covid-19 Meninggal

- Minggu, 05 April 2020 02:04 WIB

digtara.com | MEDAN – Menurut Kepala Bidang Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dairi, Untung Roy Nahampun, meminta warga yang pernah kontak fisik.

Atau interaksi dengan pasien yang meninggal dunia di RSUD Sidikalang agar melapor.

“Warga diminta melapor ke kepala desa, lurah atau Puskesmas sekitar. Langkah ini merupakan salah satu solusi memutus rantai penularan virus corona COVID-19,” katanya.

Dia menjelaskan, pasien yang meninggal dunia berusia 47 tahun positif virus Corona COVID-19 berdasarkan hasil rapid test. Pasien telah dikebumikan sesuai standar ditetapkan Kementerian Kesehatan.

“Kediaman dan kantor tempat kerja almarhum sudah disemprot desinfektan,” ujarnya.

Roy mengatakan, pasien masuk ke RSUD Sidikalang pada Selasa (31/3). Pasien itu mengalami demam selama 4 hari, batuk, dan menceret. Pasien sempat dirawat di ruang VIP, dan tak kunjung membaik.

Karenanya, kondisi itu dikonsultasikan ke dokter spesialis. Pasien sempat menjalani pemeriksaan thorax dan laboratirum.

Seterusnya, dipindah ke ruang isolasi, Jumat (3/4). Pasien menghembuskan nafas.

“Almarhum PNS, dan dia terakhir berkantor pada Jumat (27/3). Tugasnya ke lapangan bersama anggota,” paparnya.

Salah seorang meninggal dunia di RSUD Sdikalang, Sabtu (4/4) pagi. Sumber di RSUD Sidikalang menyebut, berdasarkan hasil rapid test, pasien yang merupakan PNS itu dinyatakan positif Covid-19.

Pria berusia 40-an itu masuk rumah sakit beberapa hari lalu. Sempat dirawat di ruang VIP kemudian dia dipindah ke ruang isolasi.

“Kalau sudah positif rapid test berarti sudah kenalah. Tenaga medis cemas. Sebab tidak semua personel dilakukan rapid test. Ini yang saya keluhkan pekan lalu,” ujar sumber.

Sementara sumber lain menyebut pria itu sempat mengalami diare dan demam tinggi. Menurutnya korban sudah dirawat selama sepekan di RSUD Sidikalang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dairi, Rahmatsyah Munthe, mengatakan pihaknya segera memberi penjelasan mengenai informasi ini.

Namun ia belum mau menjawab apakah hasil rapid test itu benar adanya.

Sementara di Sumut ada 5 PDP Covid-19 di Sumut yang meninggal dari lima RS di Medan


Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Nusantara

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Nusantara

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Nusantara

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Nusantara

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Nusantara

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo