Kapal Silver Land’ Belanda Bersandar di Kupang Karena Kehabisan Logistik

Imanuel Lodja - Kamis, 23 April 2020 08:37 WIB

digtara.com – Sebuah kapal pesiar, kapal layar ‘Silver Land’ milik warga negara asing (WNA) asal Belanda dilarang bersandar di pelabuhan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapal ini kehabisan logistik dan bahan bakar setelah menempuh pelayaran selama 23 hari dari Tual Maluku Utara.

Kapal yang ditumpangi pasangan suami istri, Marco (50) dan Marije Andre (47) serta anak mereka Mathies (12).

Akhirnya hanya parkir di perairan Kelapa Lima sejak Kamis (23/4/2020) subuh.

Kedatangan kapal ini membuat heboh warga di sekitar pantai kelurahan Kelapa Lima.

Welmince Haning-Pah (50) pedagang ikan di sekitar perairan Kelapa Lima Kupang mengaku mendapat kabar kalau pasangan WNA dan anaknya sempat turun ke darat.

“Sekitar pukul 03.00 wita, mereka turun dengan perahu nelayan dan ingin belanja kebutuhan pokok,” tandasnya.

Ia juga mengakui kalau WNA ini sempat memesan grab mobil ke Flobamora Mall membeli makanan di KFC kemudian kembali ke pantai Kelapa Lima.

“Sekitar pukul 05.30 wita mereka kembali ke kapal mereka dengan menumpang perahu sewaan tapi kami tidak tahu mereka pakai perahu yang mana,” ujarnya.

Ia dan warga lainnya kuatir dengan virus korona sehingga melaporkan ke polisi di Polres Kupang Kota dan pemerintah kelurahan Kelapa Lima.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIK, petugas dari KSOP, KKP,

Imigrasi, Dit Polair Polda NTT, TNI AL pun turun langsung ke pantai Kelapa Lima.

Speat boat Dit Polair Polda NTT pun dikerahkan mengangkut Antonio, Kepala Seksi Intel kantor Imigrasi Kelas I Kupang.

Dan anggota ke kapal untuk pemeriksaan dokumen dan keberadaan penumpang kapal.

Pihak imigrasi juga berkoordinasi dengan wakil gubernur NTT dan gugus tugas penanganan covid-19 Provinsi NTT.

Dan diputuskan tidak mengijinkan penumpang kapal turun ke darat.

Pihak Imigrasi pun menawarkan untuk membantu pemilik kapal membeli seluruh kebutuhan logistik dan pengisian bahan bakar kapal.

WNA asal Belanda diatas kapal pun menyambut baik tawaran tersebut dan menyerahkan daftar kebutuhan.

Editor
: Imanuel Lodja

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Nusantara

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Nusantara

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Nusantara

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Nusantara

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Nusantara

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo