Kapoldasu dan Ketua Bhayangkari Resmikan Kampung Paten Cegah Covid-19

Arie - Kamis, 25 Juni 2020 10:56 WIB

digtara.com – Penyebaran kasus Covid-19 di Sumatera Utara terus meningkat. Bahkan, penularannya sudah sampai ke desa-desa. Kapoldasu dan Ketua Bhayangkari Resmikan Kampung Paten

Melihat tingginya angka penyebaran Covid-19 membuat partisipasi warga dibangkitkan dengan membentuk kampung tangguh dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Seperti yang dilakukan warga Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, mendirikan Kampung Paten.

Di sana, setiap orang yang masuk ke desa itu harus diperiksa kesehatannya. Peraturan tersebut berlaku bagi semua masyarakat, aparat kepolisian, hingga TNI.

Hal tersebut pula yang dirasakan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, bersama Ketua Bhayangkari Ny Risma Martuani Sormin. Bupati Deliserdang, Azhari Tambunan, Kapolres Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi, beserta pejabat lainnya saat berkunjung ke Kampung Paten, Kamis (25/6/2020) sore.

Saat memasuki kampung itu, Kapoldasu dan rombongan harus menjalani protokol kesehatan terlebih dahulu. Mulai dari pengecekan suhu tubuh, penyemprotan handsanitizer dan lainnya.

Baca Juga: Kapoldasu Bangga Warga Desa Kandibata Dirikan Kampung ‘Kuta Paguh’ Untuk Tangani Covid-19

Setelah dinyatakan aman, Kapoldasu dipersilakan masuk. Selanjutnya, ia meninjau posko Covid-19 yang berfungsi sebagai tempat penyampaian informasi.

Lalu, dilanjutkan dengan meninjau ruangan isolasi dan dapur umum yang didirikan masyarakat.

Keputusan Tepat

Menurutnya, langkah ini merupakan keputusan tepat dilakukan Kepala Desa Punden Rejo bersama masyarakat dalam membentuk Kampung Paten dalam menangani dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Didirikannya Kampung Paten di Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang dapat menjadi contoh di desa lainnya dalam mencegah penyebaran Covid-19,” ungkap Martuani.

“Ini merupakan kreatifitas yang mampu menyulap suatu kampung menjadi tempat wisata dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menuju tatanan hidup baru (new normal life-red),” tutur Kapoldasu.

Sementara itu, Kepala Desa Punden Rejo, Misno, mengaku didirikan Kampung Paten sebagai langkah mencegah penyebaran Covid-19 yang grafiknya terus meningkat.

Baca Juga: Kapoldasu: Terbukti ! Anggota Polisi Pakai Narkoba akan Diberi Sanksi

“Jadi, kami membentuk posko Covid-19 (Kampung Paten-red) mencegah penyebaran pendemi Korona. Di mana, setiap masyarakat yang datang harus dicek suhu tubuh. Tak hanya itu, kami juga mendirikan ruang isolasi serta dapur umur apabila adanya masyarakat yang terpapar Covid-19. Semuanya dilakukan dengan menggunakan dana desa,” bebernya.

Misno juga menambahkan, warga Desa Punden Rejo juga mendirikan Posko Siskamling dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Baca Juga: Cerita Desa Kuta Paguh di Karo, Desa Pertama Membuat Perdes Covid-19

“Setiap malamnya sebanyak 15 warga yang bertugas di Posko Siskamling memantau situasi kamtibmas agar tetap kondusif tanpa dipungut biaya iuran,” pungkasnya.

 

https://www.youtube.com/watch?v=1pW05hMppX0

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Kapoldasu dan Ketua Bhayangkari Resmikan Kampung Paten Cegah Covid-19

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Ramadan 1447 H, Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

Nusantara

Libur Panjang Imlek 2026, 26.886 Tiket Kereta Api di Sumatera Utara Sudah Terjual

Nusantara

Tiket Bisa Dipesan Mulai 25 Januari, KAI Divre I Sumut Sediakan 5.616 Kursi per Hari untuk Mudik Lebaran 2026

Nusantara

Buron Tiga Tahun, GMNI Sumut Desak Polres Belawan dan Polda Sumut Tangkap DPO Bandar Narkoba

Nusantara

Kunjungi Toko Merchandise PSMS Medan, Gubernur Bobby Dorong Peningkatan Pemasukan Klub

Nusantara

Hampir 15 Ribu Warga Masih Mengungsi Akibat Bencana di Sumatera Utara