digtara.com – Santa Situmorang (24), korban hilang dalam insiden banjir bandang yang melanda Sungai Lau Tuntungan di Kutalimbaru, Deliserdang, Sumatera Utara pada Minggu, 24 Juli 2020 lalu akhirnya ditemukan.
Warga Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara itu ditemukan sekira 1 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang.
“Korban ditemukan sekitar 1 Km dari lokasi mereka hanyut, sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi,” kata Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus.
Sebelum ditemukan, pada pencarian hari kedua kemarin petugas sempat melakukan pencarian sejauh 15 Km dari lokasi awal. Namun pada pencarian hari ketiga ini, tim SAR gabungan memfokuskan pencarian di titik-titik yang memungkinkan korban tersangkut.
Mereka kembali menyusuri sungai dengan menggunakan perahu rafting dan berjalan kaki. Upaya ini membuahkan hasil. Santa akhirnya ditemukan meninggal dunia terimpit bebatuan.
“Korban ditemukan di impitan batu dengan keadaan meninggal dunia tanpa menggunakan pakaian,†jelas Sariman.
Tim SAR Gabugnan berupaya mengevakuasi korban banjir bandang yang ditemukan terimpit batuan di Sungai Lau Tuntungan (Istimewa)
Setelah menemukan korban, tim SAR gabungan langsung melakukan evakuasi. Jasad diserahkan kepada pihak kepolisian dan keluarga yang membawanya ke rumah sakit.
“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR pencarian dihentikan,” tutup Sariman.
Seperti diberitakan, Santa hilang setelah hanyut bersama 9 orang lainnya saat mandi di aliran Sungai Lau Tuntungan di Desa Kutalimbaru, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Minggu, 26 Juli 2020 petang. Mereka tersapu banjir bandang yang melanda sungai tersebut.
Delapan di antara 9 orang yang hanyut berhasil selamat. Hanya Santa yang hilang dan ditemukan meninggal dua hari kemudian.
[AS]
https://www.youtube.com/watch?v=CRxN7buetdY
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel YoutubeDigtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Tiga Hari Hilang, Korban Banjir Bandang di Kutalimbaru Ditemukan Tewas