Warga 2 Desa di Kupang Saling Serang, 1 Meninggal dan 4 Orang Luka-luka

Imanuel Lodja - Senin, 16 November 2020 04:00 WIB

digtara.com – Aksi saling serang dan perkelahian warga dari 2 desa di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi pada Minggu (15/11/2020) jelang malam.  Warga 2 Desa di Kupang

Perkelahian terjadi antar warga Desa Oebola Dalam dan Desa Camplong II, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang.

Dalam peristiwa ini, satu orang warga meninggal dunia dan 4 orang lainnya luka-luka.

Perkelahian ini terjadi di kawasan hutan depan kolam taman wisata Oenaek Camplong.

Peristiwa ini mengakibatkan Antoninus Batmaro (35), warga Desa aoebola Dalam Kecamatan Fatuleu, kabupaten Kupang meninggal dunia.

Baca: Satu Lagi Pelaku Pembunuhan dalam Kerusuhan di Tuapukan Ditangkap Polisi

Sementara 4 warga lainnya mengalami luka-luka masing-masing Vester Klau, Karel Utan, Pati Utan dan Silvester Seran. Keempat korban ini merupakan warga Desa Oebola Dalam, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang.

Saksi mata Daren Simon Vixen Abraham Sabu (20), warga Desa Oebola Dalam, mengatakan saat itu ia bersama Isna Mella mendatangi Bank BRI Unit Camplong untuk menarik uang.

Baca: Dalang Kerusuhan Demo Tolak UU Cipta Kerja di Medan Dibawa ke Mabes Polri

Di perjalanan di Kelurahan Camplong I, dia dihadang dan ditahan oleh Jovi Lenggu, warga Desa Camplong II.

Jovi Lenggu tidak saja menghadangnya, namun memaki Daren dan meminta Daren turun dari sepeda motor.

Baca: Soal Dalang Kerusuhan, Pengamat: Seharusnya Anarko Tak Usah Diwacanakan

Jovi Lenggu kemudian menganiaya Daren dan memukul menggunakan kepalan tangan kanan ke arah lehernya.

Tidak Terima Dianiaya

Daren tidak terima dengan penganiayaan yang dialami sehingga ia menelepon Ofi Sabu melaporkan kejadian yang dialami.

Beberapa saat kemudian datanglah warga dari Desa Oebola Dalam ke tempat kejadian tersebut.

Selanjutnya terjadi saling serang antara warga Desa Oebola Dalam dengan warga Desa Camplong I, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang.

Aksi ini mengakibatkan 4 orang warga Desa Oebola Dalam, mengalami luka-luka akibat benda tajam terkena anak panah.

“Satu orang warga Desa Oebola Dalam, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang meninggal dunia akibat benda tajam terkena anak panah,” ujar Paur Humas Polres Kupang, Aiptu Lalu Randy Hidayat saat dikonfirmasi, Senin (16/11/2020) pagi.

Kasus penganiayaan mengakibatkan orang meninggal dunia sudah dilaporkan Daren ke polisi di Polres Kupang melalui laporan polisi nomor: LP/ B / 375 / XI / 2020 / Polres Kupang.

Baca: Oknum Honorer Dinas PUPR Kota Kupang Terluka Parah Dianiaya Rekannya

Polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti anak panah.

“Kita masih mencari pelaku yang terlibat dalam kasus ini,” tandas Paur Humas Polres Kupang.

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Warga 2 Desa di Kupang Saling Serang, 1 Meninggal dan 4 Orang Luka-luka

Editor
: Imanuel Lodja

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Nusantara

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Nusantara

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Nusantara

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Nusantara

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Nusantara

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo