digtara.com – Seekor buaya muara jantan sepanjang 2,5 meter yang sempat meresahkan masyarakat di Langkat, dibawa ke penangkaran buaya Asam Kumbang, Medan.
Di penangkaran tersebut, buaya seberat 100 kg itu akan diisolasi dan dirawat. “Dokter dari BBKSDA akan datang setiap dua hari sekali untuk mengecek kesehatannya,” ungkap Kasi Wilayah 2 Stabat BBKSDA Herbert P Aritonang kepada wartawan, Rabu (6/1/2021).
Herbert mengatakan, buaya muara tersebut ditangkap oleh masyarakat Desa Sangga Lima, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat dengan mata pancing sepanjang 15 cm. Umpannya seekor bebek. Setelah tertangkap, masyarakat lalu menyampaikan penemuan tersebut ke pihak BBKSDA pada Selasa tengah malam.
Baca:Â BBKSDA Langkat Amankan Buaya Muara dari Sangga Lima Gebang
Ketika di bawa ke kantor, kondisi buaya tersebut mengalami luka di bagian kerongkongan akibat terkena mata pancing.
“Buaya tersebut langsung kami berikan pertolongan pertama dengan melepas kail mata pancing yang cukup lumayan besar sepanjang 15 centimeter oleh dokter hewan, dan diberikan obat antibiotik, ” ucapnya.
Saat hendak melepaskan pancing itu, tangan drh Fatimah Sari sempat terluka karena buaya tersebut menutup mulutnya