digtara.com – Lokasi pembangunan power plant pembangkit listrik tenaga panas bumi PT Sorik Marapi Geothermal Plant (SMGP) untuk sementara ditutup pihak Polres Mandailing Natal (Madina) pasca bocornya pipa gas yang beracun hingga menelan korban jiwa. Keracunan Gas, PT SMGP Ditutup
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi melalui Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan akibat jatuhnya korban jiwa karena menghirup gas beracun untuk sementara lokasi pembangunan power plant pembangkit listrik tenaga panas bumi PT SMGP telah ditutup Polres Madina.
“Untuk tindakan yang dilakukan melakukan pengecekan dan olah TKP serta memasang garis polisi. Lalu untuk korban yang meninggal dunia telah dibawa ke RSUD Panyabungan untuk dilakukan otopsi,” jelasnya, Senin (25/1/2021).
Selain itu, lanjutnya, sekitar 24 orang pingsan, termasuk salah satu anggota kepolisian saat hendak menolong warga.
“Ternyata, akibat peristiwa gas beracun itu menyebabkan 24 warga yang mencoba menutup sumur yang mengeluarkan gas beracun itu pingsan. Sementara warga empat lainnya bernama Suratmi (46), Kaila Zahra (5), Yusniar (3), Dahni, dan Syahrani (14) meninggal dunia, serta seorang personil polisi Aipda Lestari pingsan saat hendak menolong warga dan dirawat di RSU Panyabungan, ” ungkapnya.
Nainggolan menambahkan identitas empat warga yang meninggal akibat menghirup gas beracun bernama Suratmi (46), Kaila Zahra (5), Yusniar (3), Dahni, dan Syahrial (14). Keempatnya merupakan warga Desa Sibanggor Kecamatan Puncak Dorik Marapi Kabupaten Madina.
[ya]Â Keracunan Gas, PT SMGP Ditutup
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.