digtara.com – Masa pandemi covid-19 merupakan saat untuk tetap bangkit dan berusaha. Salah satu terobosan yang dilakukan Polres Kupang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang adalah menggalakkan kampung tangguh bagi masyarakat di desa.
Sabtu (30/1/2021) Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung dan Wakil bupati Kupang, Jerry Manafe melakukan launching Kampung Tangguh Kukak di Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.
Kegiatan ini merupakan pilot project kolaboratif antara Polri bersama TNI dengan para stakeholder untuk melakukan aksi nyata di desa atau kelurahan dalam situasi pandemi Covid-19.
Launching juga diisi dengan pameran dan penjualan hasil pertanian dan hasil laut, panen simbolis ubi kayu dan pepaya di kebun milik Jhoni Musa di Kukak, penebaran bibit ikan nila dan panen ikan bandeng di lokasi tambak milik Zaenal Albar di Kukak, Desa Pariti.
Kapolres Kupang Aldinan Manurung dalam sambutannya menjelaskan, bahwa program ini bukan program Kapolres Kupang semata melainkan program bersama yang merupakan program pemerintah untuk menjadikan semua pihak kuat dan tangguh dalam permasalahan konflik sosial, Covid-19, kelaparan dan budaya.
Kapolres Manurung mengajak seluruh masyarakat untuk mensukseskan program ini secara bersama dan menjadi tolak ukur, agar kedepan pemerintah pusat akan memberi penghargaan bagi kita semua. Ini bukan hanya formalitas tapi untuk kepentingan semua pihak khususnya masyarakat.
“Yakin kalau kita sehat dan kuat, virus tidak akan bisa masuk dalam tubuh kita. Saya percaya program ini menjadi acuan bagi kita, dan jangan ragu menjalankan hal yang dilakukan dengan jujur dan benar pasti akan berjalan dengan lancar,†tegas Kapolres.
Dengan adanya kampung tangguh warga diajak untuk tetap menjaga ketahanan pangan, meningkatkan hasil yang sudah ada, tetap menjaga protokol kesehatan dalam berinteraksi dengan warga.
Terkait adaptasi kebiasaan baru maka semua kegiatan tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu 3M yakni mencuci tangan menggunakan air yang mengalir, menggunakan masker serta menjaga jarak antar sesama.
Di saat yang sama, Kapolsek Sulamu, Ipda Defri menjelaskan bahwa kampung Tukak ini dipilih menjadi kampung tangguh bagi masyarakat Sulamu karena semua potensi sumber daya alam ada di desa Pariti, terutama di kampung Tukak yang merupakan mata pencaharian masyarakat Desa Pariti.
“Sejak PSBB, kegiatan warga kampung Tukak dari petani hingga ASN bahkan polisi yang ada di Kecamatan Sulamu juga ikut bertani dan sudah menikmati hasilnya. Selain pertanian, ada juga peternakan udang dan ikan bandeng,†jelas Kapolsek Defri.
Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe yang juga wakil ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kupang berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Polri dan TNI terutama Kepolisian Resort Kupang dan Kodim 1604/Kupang atas segala bentuk kontribusi dan kepeduliannya terhadap penanggulangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kupang.
“Semua yang terjadi saat ini merupakan bukti nyata bahwa sinergitas antar semua pihak dan unsur penyelenggara pemerintahan yang wajib dipertahankan, dikembangkan, yang kemudian bisa ditingkatkan pada masa yang akan datang,†ujar wakil bupati Kupang, Jerry Manafe.
Wabup menambahkan, penyebaran Covid -19 di Kabupaten Kupang saat ini sudah sampai pada fase yang mencemaskan.Semua aspek kehidupan mulai dari kondisi ekonomi, sosial, budaya bahkan aspek keagamaan mengalami guncangan perubahan yang nyata.Masyarakat tidak bisa main-main tentang Covid-19.
Oleh karena itu ia berharap semua harus bergandengan tangan untuk bahu-membahu memutus mata rantai virus Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan serta arahan pemerintah.
Menurut Jerry, hal inilah yang menjadi dasar dibentuknya kampung Tangguh Nusantara yang implementasinya difokuskan pada peran aktif elemen masyarakat, untuk secara mandiri dapat tangguh di bidang kesehatan, sosial ekonomi, keamanan serta informasi dan kreativitas.
Acara ini dihadiri Wakapolres Kupang Djemy Gaelomi, Kapolsek Sulamu IPDA Defri , Danramil Sulamu Kapt. Inf. Oktavianus Mali, Camat Sulamu Alfius Sitama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan warga desa Pariti.