digtara.com | PARIS – Kekalahan Paris Saint-Germain (PSG) dari Manchester United di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018-2019 pekan lalu menyisakan kenangan buruk bagi Kylian Mbappe.
Penyerang asal Prancis itu mengaku sulit tidur di malam hari usai pertandingan tersebut.
Sebagaimana diketahui, Man United lolos secara dramatis usai menumbangkan PSG 3-1 di Stadion Parc des Princes, Kamis 7 Maret 2019 dini hari WIB. Agregat memang imbang 3-3, tetapi Setan Merah unggul dalam hal produktivitas gol di kandang lawan.
Kekalahan tersebut tentu menjadi pil pahit bagi seluruh penggawa PSG. Sebab, Le Parisien sebelumnya disebut sudah berada satu kaki pada babak perempatfinal usai menang 2-0 di Stadion Old Trafford pada pertengahan Februari 2019. Tidak heran, Mbappe mengaku sulit tidur akibat trauma.
“Saya sulit tidur (sejak kekalahan tersebut). Saya cukup yakin semua orang juga merasakan hal yang sama,” tutur Kylian Mbappe, mengutip dari BBC, Senin (11/3/2019).
“Sejujurnya, sangat sulit untuk tidak terlalu memikirkannya karena Liga Champions adalah target kami. Kami menghancurkan sebuah pesta,” imbuh pria berusia 20 tahun tersebut.
Kylian Mbappe lantas memastikan kalau dirinya akan bertahan di PSG pada musim depan. Ia tidak mau urusan pribadinya justru membuat situasi di klub asal Paris tersebut semakin runyam usai kekalahan menyakitkan dari Man United.