Meski Bintang Liverpool Ucap Sumpah Serapah, ManCity Tetap Tak Kalah-kalah

Redaksi - Minggu, 31 Maret 2019 09:23 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201903/livo-2-1.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | INGGRIS – Masih Fokus dan konsisten. Mungkin dua hal itu yang harus dijaga Liverpool untuk menjaga asa menjadi juara Premier League musim ini. Sebab jalan, The Anfield Gang menuju trofi juara tak mudah.

Di sisi lain, Manchester City yang jadi pesaing utama juga terus menunjukkan konsistensinya.

Liverpool memang sempat unggul poin jauh dari City hingga memasuki pekan ke-20. Akan tetapi, performa Liverpool sempat menurun setelah menelan kekalahan 2-1 dari City awal Januari 2019. Setelah kekalahan itu, Liverpool sempat menerima empat hasil seri yang membuat City bisa mengejar bahkan menyalip Liverpool.

Saat ini, Liverpool berada di posisi kedua dengan catatan 76 poin. Koleksi tersebut selisih satu poin dari City yang memuncaki klasemen. Dengan fakta tersebut, Liverpool jelas harus bisa menjaga konsentrasi dan konsistensi agar tak terlempar dari persaingan.

Keinginan besar mengantar Liverpool menjadi juara jelas dimiliki oleh seluruh pemain, tak terkecuali Sadio Mane. Winger asal Senegal ini mengakui sedikit tertekan saat melihat City bermain.

Mane bahkan sampai menyumpahi City kalah setiap kali melihat sang lawan bermain. Sayangnya, sumpah Mane tak terkabul. City kerap mampu menang berkat performa apik yang ditunjukkan di lapangan.

“Tentu saja kami lebih fokus pada diri kami sendiri. Tapi terkadang, saat melihat Manchester (City) bermain, kami memiliki lebih banyak tekanan daripada jika kami bermain sendiri. Saya ingin mereka kalah. Tapi, mereka sangat baik dan terkadang sulit bagi mereka untuk kalah,” ucap Mane dikutip Sky Sports.

Dahaga gelar juara kompetisi domestik dirasakan Liverpool selama hampir 30 tahun. Sebab terakhir kali Liverpool juara adalah di musim 1989/1990. Saat itu, kompetisi domestik Inggris masih bernama First Division dan belum berubah format menjadi Premier League.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Olahraga

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Olahraga

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Olahraga

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Olahraga

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Olahraga

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo