digtara.com – Dominasi Kota Medan di arena bulutangkis berakhir. Pada ajang Porprovsu, dua emas beregu putra putri yang biasanya mereka raih, kini menjadi milik beregu Kota Tebingtinggi.
Ya, beregu putra putri Tebingtinggi memboyong semua medali emas usai mengalahkan beregu putra putri Kota Medan pada babak final di GOR PBSI Sumut, Medan Estate, Selasa (1/11/22).
Hal ini tentu menorehkan catatan buruk bagi kepengurusan PBSI Kota Medan dalam membina atlet. Apalagi selama ini disupport program binaan dari KONI Medan.
Emas perdana Kota Lemang di cabang tepok bulu ini dari sektor beregu putri dengan menundukkan Medan dengan skor (besar) telak 3-0.
Sedangkan beregu putra Tebingtinggi sukses menekuk Medan lewat pertarungan cukup ketat dengan skor (besar) 3-1.
Kadisporapar Tebingtinggi, Syahdama Yanto, yang menyaksikan langsung pertandingan mengapresiasi perjuangan anak-anaknya yang tampil ngotot dan semangat meski melakoni jadwal yang padat.
“Tentu ini sangat luar biasa bagi kami karena kami targetkan 1 emas dan 1 perunggu di beregu ini. Namun luar biasa ini kami bisa dapat 2 emas,” katanya didampingi Ketum KONI Tebingtinggi, Parlindungan SE dan Ketum Pengkot PBSI Tebingtinggi, Anton.
Sementara Ketum Pengkot PBSI Tebingtinggi, Anton, mengakui pencapaian di kategori beregu ini melebihi target. Hasil ini menjadi bekal bagus menatap di kategori perorangan.
“Target utama kami di Porprovsu kali ini 3 emas (baik beregu maupun perorangan). Dengan hasil di beregu ini tentu kami ingin melebihi target awal. Namun tanpa memberikan beban lebih, kami optimistis bisa meraih lebih dari 3 emas dan ingin keluar sebagai juara umum di cabang bulutangkis Porprovsu tahun ini,” pungkasnya.
Usai kategori beregu, cabang bulutangkis kategori perorangan (tunggal putra-putri, ganda putra-putri dan ganda campuran) akan digelar dari 2 sampai 4 November mendatang. Sedangkan penyerahan medali akan dilakukan di hari terakhir.