Sarri Tak Punya Kuasa Mengubah Gaya Main C. Ronaldo

- Jumat, 21 Juni 2019 04:09 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201906/CR7-oke.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Digtara.com | ITALIA – Sang pelatih Juventus Maurizio Sarri pengganti Massimiliano Allegri yang memilih mundur usai mengantarkan Si Nyonya Tua menjadi juara Serie A. Pelatih berusia 60 tahun tersebut juga telah menjalani sesi seremonial di kantor Juventus.

Sejumlah agenda termasuk metode latihan telah disusun eks pelatih Napoli dan Chelsea itu. Sebagai seorang allenatore, Sarri memiliki gaya permainan khas yang selalu ia terapkan di tim yang dibesutnya. Gaya permainan yang diterapkannya itu mendapat julukan Sarri-ball.

Sarri mengedepankan gaya sepak bola menyerang cepat, dan dikombinasikan umpan pendek cepat. Untuk itu, pemain terus bergerak dinamis di atas lapangan secepat mungkin. Ya, banyak juga yang menilai filosofinya sama dengan tiki-taka yang diusung Pep Guardiola selama membesut Barcelona.

Selama di Chelsea dan Napoli, Sarri sukses mengubah gaya bermain tim sesuai filosofinya itu. Akan tetapi, Sarri diprediksi bakal kesulitan menerapkan gaya permainannya di Juventus, karena adanya megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo. Mantan pemain AC Milan, Sam Dalla Bona menilai, Sarri tidak akan punya kuasa untuk mengubah Ronaldo.

Menurutnya, Ronaldo akan bermain dengan gayanya sendiri dan tidak akan mengikuti Sarri-ball. “Saya rasa Cristiano Ronaldo akan tetap bermain dengan gayanya sendiri tanpa saran dari siapa pun,” ujar Sam Dalla Bona, dikutip Goal International.

“Saya sudah datang ke Juventus Stadium beberapa kali, mereka bermain umpan pendek dengan Miralem Pjanic. Saya tidak yakin apakah Ronaldo akan berubah demi Sarri,” sambungnya.

Sarri meninggalkan Chelsea pada musim panas ini. Sarri menutup musim perdananya di Stamford Bridge dengan gelar Liga Europa serta tiket ke Liga Champions musim depan. Di Juventus, Sarri diharapkan melanjutkan kedigdayaan Si Nyonya Tua di Serie A dan menuntaskan penasaran di Liga Champions.


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Olahraga

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Olahraga

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Olahraga

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Olahraga

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Olahraga

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo