digtara.com | MEDAN – PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Internasional Kualanamu akan mulai menguji coba operasional taksi online di Bandara Kualanamu pada pertengahan Maret 2019 mendatang.
Hal itu dikatakan Branch Manager Communication and Legal PT Angkasa Pura II Kualanamu, Wisnu Budi Setianto kepada digtara, Selasa (12/11/2019) sore.
“Iya mungkin pertengahan bulan ya. Sekitar 16-17 Maret, lebih tepatnya di hari Sabtu atau Minggu bulan ini,”ujarnya.
Dalam uji coba itu, kata Wisnu, akan dioperasikan sebanyak 23 unit armada taksi online. Mereka akan bekerjasama dengan aplikator taksi online Grab.
“Saat ini kita tengah mempersiapkan segala fasilitas di Bandara. Ada beberapa fasilitas di Bandara yang akan kita bangun dulu, seperti membuat counter, kemudian counter untuk aplikasi yang akan di pergunakan oleh pengguna bandara” ungkapnya.
Menurut Wisnu pihaknya juga saat ini memikirkan nasib para driver konvensional yang tidak lolos verifikasi jika nantinya taksi online telah resmi beroperasi di Bandara.
“Saat ini baru 99 taksi konvensional yang lolos verifikasi, dan kita juga harus memikirkan nasib taksi yang tidak lolos” ujarnya.
Ia menambahkan taks konvensional yang tidak lolos tersebut masih tetap beroperasi di Bandara Kualanamu. Namun operasional mereka tetap mengacu pada spesifikasi yang ditetapkan untuk moda di Bandara Kualanamu.
“Untuk kendaraannya tentu kita mengacu pada peraturan yang menyatakan transportasi itu harus berumur minimal 5 tahun, atau tahun tinggi. Ini menyangkut kenyamanan serta keamanan para pengguna bandara sendiri,”tandasnya.
[AS]