Lion Air Segera Operasikan Pesawat Berbadan Lebar

Redaksi - Selasa, 07 Mei 2019 09:25 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201905/A330-900-Lion-Air-MSN1926-roll-out-of-paint-shop-006.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | PRANCIS – Maskapai penerbangan Lion Air memberikan kabar terkait rencana pengoperasian pesawat generasi baru berbadan lebar (wide body) Airbus 330-900NEO milik mereka.

Airbus 330-900NEO pertama untuk Lion Air Group itu telah diluncurkan dari fasilitas pengecatan pesawat (rolls-out of Airbus paint shop) di Toulouse, Prancis yang menampilkan corak khas Lion Air dan beregistrasi PK-LEI.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menerangkan, pesawat ini memiliki tata letak kelas tunggal (single class) ekonomi dengan konfigurasi 3-3-3 lorong ganda (double aisle) yang dapat menampung hingga 440 kursi. Pesawat ini akan dioperasikan oleh Lion Air pada rute domestik tertentu, layanan charter dan perjalanan religi (umrah) ke Arab Saudi.

“Pesawat pertama Lion Air akan melanjutkan tahapan pengerjaan dan pengujian berikutnya di darat serta  segera melakukan uji terbang (test flight), sebelum pengiriman ke Indonesia dalam beberapa minggu mendatang,”tulis Danang dalam keterangan resmi yan diterima digtara.com, Selasa (7/5/2019)

Kedatangan Airbus 330-900NEO, sambung Danang, nantinya akan memperkuat armada Lion Air yang saat ini dioperasikan yaitu Airbus 330-300 untuk penerbangan jarak jauh (long haul).

“Lion Air mengharapkan, Airbus 330-900NEO akan mendukung pengembangan konsep low cost carrier (LCC), meningkatkan kualitas layanan dan semakin menambah pengalaman baru bagi wisatawan dan pebisnis (travelers) terbang dengan waktu tempuh hingga lebih dari 15 jam bersama Lion Air di era minat penerbangan kekinian (millennials traveling),”tandasnya.

Pengoperasian Airbus 330-900NEO antara lain menurunkan biaya operasi dengan mengadopsi teknologi A350 XWB yang terlihat pada lekukan ujung sayap (sharklets) rentang hingga 64 meter, penyempurnaan aerodinamis, keuntungan 25% lebih efisien dalam rasio penggunaan bahan bakar perkursi, mesin generasi terbaru Rolls-Royce Trent 7000.

“Untuk kinerja pilot, pesawat ini memanfaatkan sistem teknologi kokpit WI-FI Tablet EFB – layar head-up ganda dalam pencegahan runway overrun dan common type rating (lisensi pilot yang sama),”tukasnya.

Sejalan langkah menghadirkan konsep layanan berbeda dan baru melalui Airbus 330-900NEO, Lion Air mengaplikasikan “tren perjalanan udara simpel”, sesuai tren saat ini yang memberikan nilai lebih ekonomis serta terjangkau dengan pilihan kapasitas bagasi yang disesuaikan tingkat keperluan.

“Apabila travelers akan membawa bagasi ketika bepergian maka dapat membeli bagasi. Sebaliknya, bila berangkat tanpa bagasi, maka tidak perlu membayar bagasi,”pungkasnya.

[AS]

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pariwisata

Lion Group Buka Lowongan Kerja Ground Handling 2026, Terbuka untuk Lulusan D3 Semua Jurusan

Pariwisata

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Pariwisata

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Pariwisata

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Pariwisata

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Pariwisata

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur