Wisatawan Padati Lokasi Toba Caldera World Music Festival 2019 di Bukit Singgolom

Redaksi - Jumat, 14 Juni 2019 04:12 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201906/WhatsApp-Image-2019-06-15-at-00.23.12.jpeg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | TOBASA – Ratusan wisatawan telah memadati lokasi pelaksanaan Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) 2019, di Bukit Singgolom, Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir, sejak Jumat (14/6/2019) siang.

Padahal gelaran yang menghadirkan sejumlah musisi etnik dunia itu, baru akan dibuka pada petang harinya.

Warga memanfaatkan waktu menunggu waktu pembukaan dengan berfoto dan mengabadikan indahnya panorama Bukit Singgolom, yang berjarak sekitar 7,9 kilometer dari Kota Balige.

Bahkan insiden kecil yang terjadi sebelum pembukaan, yakni tenda yang berada di panggung utama ambruk lantaran angin di perbukitan tersebut, tidak mengurangi semangat para pengunjung datang untuk tetap bertahan di lokasi acara.

Keberadaan sejumlah stan usaha mikro kecil menengah (UMKM) berupa kerajinan dan makanan lokal, membuat para pengunjung pun semakin betah.

“Dengan insiden ini tidak mengurangi semangat kita. Kita harus tetap semangat. Tetap kita buka acara. Nanti kita lihat perkembangan. Akan kita analisis,” sebut Bupati Tobasa Darwin Siagian saat meninjau lokasi.

Darwin berharap dengan digelarnya Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) 2019 ini mampu mengenalkan kawasan Bukit Singgolom ke dunia pariwisata sehingga akhirnya mampu mendongkrak ekonomi masyarakat di kawasan ini.

“Harapan kita sebenarnya ini bisa memberikan banyak manfaat. Karena banyak tokoh musik mancanegara. Kita bisa banyak belajar, disamping itu perekonomian masyarakat Tobasa akan meningkat. Karena mereka (wisatawan) pasti meningkat dan meninggalkan duit,” harapnya.

Bahkan dia juga berharap festival musik yang menghadiri pemusik mancanegara ini akan digelar setiap tahun di kawasan ini. “Sehingga kawasan ini akan semakin dikenal dan akan kita kelola dengan baik,”janjinya.

Terpisah, Irwansyah Harahap selaku Direktur TCWMF mengatakan untuk tahun ini pihaknya sengaja menggelar TCWMF di luar ruangan agar bisa menghadirkan banyak musisi. Setidaknya dalam pergelaran TCWMF tahun ini ada 11 kelompok musik yang akan dihadirkan.

“Sebelumnya pada tahun lalu kita adakan di indoor, itu hanya 4 kelompok musik. Hari ini kita menghadirkan 11 kelompok musisi, 3 dari luar negeri, dari Malaysia, Meksiko dan Cina. Tiga kelompok nasional yang punya reputasi internasional, Suarasama, Mataniari serta kita libatkan komunitas musik dari kampus. Ada empat kampus,”sebut Iwan.

Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) 2019 dijadwalkan berlangsung hingga Minggu 16 Juni 2019 mendatang.

[AS]

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Pariwisata

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Pariwisata

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Pariwisata

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Pariwisata

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Pariwisata

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Pariwisata

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo