digtara.com – Sudah sepekan ini kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilanda hujan deras. Akibatnya sebanyak 11 desa di Kecamatan Malaka Barat dan 15 desa di Kecamatan Malaka Tengah terendam banjir. 26 Desa di Kabupaten Malaka Terendam Banjir
“Wilayah yang terdampak banjir itu 11 desa di kecamatan Malaka Barat dan 15 desa kecamatan Malaka Tengah,” kata Penjabat Bupati Malaka, Viktor Manek, Sabtu (3/4/2021).
Menurut Viktor, pihaknya mengerahkan sebanyak 13 unit mobil tangki, untuk menyuplai air bersih bagi masyarakat yang terdampak banjir.
“Kepada masyarakat yang kesulitan air bersih, kita suplay menggunakan 13 mobil tangki air milik pemerintah kabupaten Malaka, nanti dibagikan ke tiap-tiap kecamatan yang terdampak banjir,” jelasnya.
Pendataan terhadap kerusakan serta kerugian akibat banjir, sementara dilakukan oleh dinas PUPR dan Pertanian.
“Kerusakan dan kerugian sedang didata. Tanggul yang jebol sudah diukur oleh dinas PUPR. Sementara kerusakan pada kebun dan sawah sedang didata tim dari dinas Pertanian,” ungkap Viktor.
Tim kesehatan menyiapkan Puskesmas Fahiluka, Puskesmas Besikama dan Puskesmas Weliman untuk penanganan terhadap masyarakat terdampak banjir, termasuk menabur abate ke sumur warga.
Hingga saat ini belum ada laporan soal korban jiwa. Hanya ada kerugian material kerusakan rumah dan lahan pertanian masyarakat serta kerusakan fasilitas umum.
Sementara terhadap jembatan Benenai yang bergeser dan retak akibat banjir bandang, telah dicek oleh Dinas PUPR serta telah dilaporkan ke Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.
“Kapolres Malaka juga sudah memerintahkan anggotanya mengendalikan kondisi lalu lintas di jembatan Benenain. Sementara mobil diatas lima ton tidak diperbolehkan lewat,” tandas Viktor.
[ya]Â 26 Desa di Kabupaten Malaka Terendam Banjir
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.