digtara.com -Sebanyak 34 siswa SMP Negeri 1 Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, mengalami gejala keracunan makanan diduga usai mengonsumsi menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah mereka, Rabu (15/10/2025).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30–13.30 WIB, tak lama setelah jam makan siang. Para siswa dilaporkan mengalami mual, pusing, dan muntah-muntah, hingga akhirnya harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Kejadiannya mendadak. Awalnya satu siswa muntah, lalu disusul beberapa lainnya. Kami langsung sigap memberikan pertolongan," ujar Kepala SMPN 1 Laguboti, Pahala Hutapea, di RS HKBP Balige, tempat sebagian siswa dirawat.
Sebelum dirujuk ke rumah sakit, para siswa lebih dulu mendapatkan perawatan awal di UPT Puskesmas Laguboti. Dari pemeriksaan awal, tenaga medis menemukan indikasi kuat bahwa makanan dari program MBG menjadi penyebab keracunan.
Baca Juga: Emak-emak Demo Tolak Program MBG di Depan Kantor BGN, Bawa Makanan Sendiri Beberapa siswa lainnya juga dirujuk ke RSUD Porsea untuk mendapat penanganan lebih intensif. "Langkah cepat kami ambil agar anak-anak segera ditangani tenaga medis profesional," tambah Pahala.
Salah satu siswa mengaku sempat mencurigai kondisi makanan yang disajikan.
"Makanannya seperti sudah basi dan berjamur. Kami pusing dan muntah setelah makan lauk dan buah itu," ungkapnya kepada wartawan.
Sementara itu, P. Pangaribuan, orang tua salah satu siswa, meminta aparat kepolisian segera menyelidiki penyebab keracunan tersebut.
"Ini tidak boleh didiamkan. Kalau benar akibat makanan dari program
MBG, harus diusut tuntas dan ada yang bertanggung jawab," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Toba dan Dinas Kesehatan setempat belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kejadian ini.
Warga mendesak agar dilakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan MBG, untuk memastikan keamanan konsumsi di sekolah-sekolah lain di wilayah tersebut.
Baca Juga: Emak-emak Demo Tolak Program MBG di Depan Kantor BGN, Bawa Makanan Sendiri