digtara.com -Stefanus Rebo Bediona (49), seorang nelayan yang juga warga Dusun 03, Desa lamalera B, Kecamatan Wulandoni, Kabupatem Lembata, NTT meninggal dunia saat berburu ikan paus (Baleo) di perairan Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, pada Sabtu (6/12/2025) sekitar pukul 08.00 Wita.
"Diperkirakan korban kecapekan/kelelahan (pada) malam dan punya riwayat (sakit) hipertensi, lalu pingsan sehingga meninggal dunia," ujar
Kapolres Lembata,
AKBP Nanang Wahyudi pada Minggu (7/12/2025).
Kejadian itu berawal saat korban bersama belasan orang menggunakan peledang (perahu tradisional) Sika Tena berburu ikan Paus di perairan Kecamatan Wulandoni.
Saat itu, ikan paus muncul ke permukaan laut, juru tikam/lamafa ikan paus, Paulus Pulo Key dan juru mudi Georgorius Kelake Tapoona langsung menikam ikan paus.
Baca Juga: Dua Sepeda Motor Tabrakan di Lembata-NTT, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Terluka Gregorius melihat korban Stefanus tiba-tiba pingsan di atas peledang/perahu, dengan bagian dada dan kepala sempat terjatuh ke air.
Nelayan lainnya, Aloysius Kalang Sulaona mengangkat tubuh korban yang dalam keadaan lemah dan dipindahkan ke Jonson Funopito untuk dibawa ke darat guna mendapatkan pertolongan
"Korban tersebut tidak sempat/tidak tutun ke dalam air laut untuk ikut selam bersama rekan-rekajln lainnya dan hanya berada di atas peledang dari awal sampai meninggal dunia," ujar Kapolres.
Setiba di darat sekitar pukul 09.00 Wita, dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia.
"Sudah dalam keadaan kaku," tambahnya.
Setelah pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda memar dan tidak ada busa yang keluar dari mulut korban.
Keluarga korban langsung menggelar upacara adat dan pemakaman pada pukul 16.30 Wita di tempat pemakaman umum Lamakera.
Dari analisa medis di lokasi kejadian, diperkirakan korban kecapean malam dan punya riwayat hipertensi sehingga kecapean lalu pinsan yang berujung pada meninggal dunia.
Baca Juga: Dua Sepeda Motor Tabrakan di Lembata-NTT, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Terluka Korban juga tidak pernah melakukan pemeriksaan rutin di Pustu atau Puskesmas sehingga tidak dapat dipastikan riwayat penyakit yang tepat.
"Korban dalam kondisi capek, ikut pergi berburu paus, lalu pingsan di peledang, dibawa ke darat dalam keadaan kaku, sampai di darat telah meninggal," tandas Kapolres Lembata.