digtara.com -Yunianti Putri Bali Gollu (20), warga Kampung Kalimbu Podu , Desa Wee Limbu, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT tewas disambar petir/kilat.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu (7/12/2025) di Kampung Lete Loluna , Desa Lete Kamauna, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Kejadian ini diawali dengan hujan deras disertai petir sekitar pukul 14.00 Wita.
Saat itu, Siprinus Gollu Wola (29), Piter Lay Haba (38) dan Theresia Kadi Inna (38), warga Lete Lulun, Desa Lete Kamauna, Kecamatan Wewewa Timur sedang tidur.
Baca Juga: Ngeri! Pria di Sumba Barat Daya-NTT Tewas Usai Serang Warga Kampung Lain Mereka mendengar bunyi petir yang sangat keras dan melihat cahaya petir masuk ke dalam rumah.
Theresia Kadi Inna terbangun mengambil kain dan menutup kaca pintu lemari.
Sedangkan Piter Lay Haba langsung mematikan meteran listrik yang berada di depan rumah karena takut tersambar petir.
Piter masuk kembali ke dalam rumah lalu menuju belakang dan membuka pintu.
Ia melihat korban dalam keadaan tergeletak di bale-bale rumah antara rumah besar dan dapur.
Baca Juga: 252 Siswa Keracunan MBG, Polres Sumba Barat Daya Periksa Pengelola MBG Piter sehingga langsung berteriak sehingga warga lain datang memeriksa korban, namun korban sudah tidak bernyawa.
Selanjutnya keluarga menginformasikan kejadian tersebut ke aparat desa Lete Kamauna dan ke Polsek Wewewa Timur.
Kapolsek Wewewa Timur, Ipda Adi Ariadi Amin bersama anggota ke lokasi kejadian melakukan olah TKP.
Dari hasil pemeriksaan dokter dari Puskesmas Elopada dan pemeriksaan dari Tim Identifikasi Polres Sumba Barat Daya terhadap korban, terdapat luka lebam pada leher bagian kanan, dada kiri dan pipi akibat terkena sambaran petir.
Korban merupakan anak yatim piatu dan selama ini tinggal bersama pamannya, Lukas Bolo Dadi
Keluarga korban menolak untuk dilakukan visum dan otopsi terhadap korban.
Baca Juga: Ngeri! Pria di Sumba Barat Daya-NTT Tewas Usai Serang Warga Kampung Lain