digtara.com -Aksi kekerasan dengan benda tajam terjadi di sebuah gerai Alfamart yang terletan di Jalan S. Parman, Kelurahan Prailiu, Kabupaten Sumba Timur, pada Senin (8/12/2025) dinihari.
A, karyawan Alfamart menjadi korban penikaman oleh rekan kerjanya sendiri, RL, yang merupakan staf bagian IT Alfamart.
Peristiwa bermula ketika gerai telah tutup dan hanya menyisakan korban yang tengah beristirahat di dalam gerai.
Pelaku RL kemudian memasuki gerai menggunakan kunci cadangan yang ia ambil sebelumnya secara diam-diam.
Baca Juga: Dipicu Miras, Residivis Kasus Sajam dan Penganiayaan di Sumba Timur Tikam Warga Hingga Tewas Setelah berhasil masuk, pelaku langsung menggeledah area kasir dan mengambil sejumlah uang serta barang dagangan.
Karena hasil curiannya masih belum memenuhi keinginannya, pelaku kemudian berencana mengambil uang yang tersimpan di dalam brankas gerai.
Dalam upaya melancarkan aksinya, RL memasuki ruang istirahat di dalam gerai, tempat korban sedang tidur.
Tanpa banyak suara, pelaku kemudian menikam korban di bagian dada menggunakan senjata tajam.
Tikaman tersebut membuat korban terbangun dan berteriak keras sambil berlari ke luar gerai meminta pertolongan.
Baca Juga: Warga Sumba Timur-NTT Rugi Miliaran Rupiah dari Program Bank Fiktif, Oknum Pegawai Bank Jadi Tersangka Teriakan korban membuat pelaku panik dan kabur meninggalkan lokasi.
Pada saat yang sama, MP yang kebetulan mendengar suara teriakan segera bergegas memeriksa keadaan.
Warga sekitar yang melintas pun ikut membantu. Tak berselang lama, warga berhasil mengejar dan menangkap RL tidak jauh dari lokasi kejadian sebelum kemudian menyerahkannya kepada petugas kepolisian.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. Gede Harimbawa, dalam keterangannya membenarkan adanya peristiwa penikaman tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pelaku kini telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Unit Reskrim Polres Sumba Timur.
Baca Juga: Mabuk Miras, Pria di Sumba Timur Tikam Warga Hingga Tewas dan Terluka
"Pelaku merupakan karyawan gerai
Alfamart. Ia masuk menggunakan kunci cadangan dan melakukan pencurian yang kemudian berlanjut pada tindakan kekerasan terhadap rekannya. Saat ini pelaku sudah kami amankan, dan penyidik masih mendalami motif serta apakah aksi ini sudah direncanakan sebelumnya," ujar Kapolres pada Senin siang.
AKBP Dr. Gede Harimbawa mengapresiasi respons cepat warga yang membantu menangkap pelaku, sehingga aksi kriminal tersebut dapat segera dihentikan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya di lingkungan tempat kerja maupun tempat usaha yang beroperasi hingga larut malam.
Sementara itu, korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga: Dipicu Miras, Residivis Kasus Sajam dan Penganiayaan di Sumba Timur Tikam Warga Hingga Tewas
Hingga kini korban masih dalam penanganan intensif tim medis dan belum dapat dimintai keterangan.