digtara.com -Ruang lobi resepsionis Kambaniru Beach and Resort terbakar pada Senin (5/1/2026) siang sekitar pukul 11.25 Wita.
Kambaniru beach and resort Hotel terletak di Kelurahan
Kambaniru, Kecamatan Kambera, Kabupaten
Sumba Timur, NTT.
Hotel ini merupakan milik Bunawan Suganda (53), warga asal Depok, Jawa Barat.
Christian Junior Radja (23), staf hotel merupakan orang pertama yang melihat kebakaran itu.
Baca Juga: Ditinggal Kosong Saat Penghuni Mencari Ikan, Rumah Tinggal di Rote Ndao Terbakar Warga Desa Kambuhapang, Kecamatan Lewa, Kabupaten
Sumba Timur ini melihat kobaran api pada bagian atap menara lobi resepsionis
Kambaniru Beach and Resort yang terbuat dari bahan alang-alang.
Christian kemudian memberitahukan kepada Meru Ardi Wardoyo (49) yang juga manager hotel.
Mereka kemudian berupaya menyelamatkan barang-barang yang berada di lobi resepsionis, seperti komputer dan peralatan elektronik lainnya.
Namun, kobaran api dengan cepat membesar, membakar bagian atap, dan merambat ke area lobi resepsionis.
Manager hotel kemudian menghubungi pihak kepolisian dan meminta bantuan pemadaman api.
Baca Juga: Kebakaran di Sikka Hanguskan Sejumlah Tempat Usaha Milik Warga Personil Samapta Polres
Sumba Timur dipimpin Kasat Samapta, Iptu A. Umbu Njurumana dengan membawa mobil AWC Polres
Sumba Timur ke lokasi kejadian.
Polisi kemudian membantu memadamkan kobaran api di ruang lobi resepsionis Kambaniru Beach and Resort.
Atap lobi resepsionis Kambaniru beach hotel and resort sendiri terbuat dari bahan alang-alang dan baja ringan.
Di bagian tersebut terdapat instalasi jaringan listrik serta CCTV di area atap tersebut.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan kurang lebih ratusan juta rupiah.
Kebakaran diduga terjadi karena korsleting listrik pada atap menara tersebut.
Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya instalasi kabel listrik yang terbakar di sekitar atap menara tersebut.
Baca Juga: Ditinggal Kosong Saat Penghuni Mencari Ikan, Rumah Tinggal di Rote Ndao Terbakar Kapolres
Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawan yang dikonfirmasi membenarkan
kebakaran tersebut.
"Kebakaran hanya di bagian lobi depan resepsionis saja karena terbuat dari ilalang dengan bentuk piramida ke atas seperti khas Sumba," ujarnya pada Senin siang.
Sementara bangunan lain masih aman dan dipakai untuk pelayanan.
Disebutkan kalau dalam 10 hari kedepan, pihak manajemen hotel akan segera memperbaiki atap lobi yang rusak karena terbakar.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," tambah Kapolres Sumba Timur.
Api dapat dipadamkan dengan cepat karena pihak hotel menginformasikan ke Polres Sumba Timur sehingga dibantu AWC mobil Polres Sumba Timur untuk membantu memadamkan api.
Baca Juga: Kebakaran di Sikka Hanguskan Sejumlah Tempat Usaha Milik Warga Pasca peristiwa ini langsung dilakukan pembersihan di lobi.
"Penyebab sementara karena konsleting listrik karena sedang dalam perbaikan instalasi listrik di semua bangunan hotel," ujar Kapolres.
Namun demikian, tim identifikasi Satreskrim sedang melakukan identifikasi penyebab kebakaran. "Situasi sudah aman dan terkendali," tandas Kapolres.