digtara.com -Frederikus Manjur, warga Paka, Desa Satar Lenda, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, NTT ditemukan meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026).
Pria berusia 28 tahun ini ditemukan di Pantai Ndosor, Desa Satar Luju, Kecamatan
Satarmese Barat, Kabupaten
Manggarai.
Jenazah korban ditemukan oleh Dai Yuduf dan Elias Ndadang di dasar laut dengan kedalaman sekitar 3–4 meter dan berjarak kurang lebih 20 meter dari bibir pantai.
Pada Selasa (7/4/2026) malam sekitar pukul 19.00 WITA, korban sempat mengajak kerabatnya untuk mencari siput di pantai.
Baca Juga: Uskup Labuan Bajo Apresiasi Dedikasi Polri Jaga Kedamaian Paskah 2026 Namun, ajakan tersebut tidak diikuti, sehingga korban berangkat seorang diri ke Pantai Waeabeng–Ndosor untuk menyelam.
Hingga Rabu (8/4/2026) pagi, korban tidak kunjung kembali ke rumah.
Istri korban, Esty merasa gelisah dan bersama keluarga mencari korban.
Setelah upaya penyisiran intensif selama kurang lebih empat jam di sekitar pantai dan dengan cara menyelam, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 14.00 Wita dalam keadaan meninggal dunia.
Personel Polsek Satarmese kemudian ke lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus evakuasi terhadap penemuan jasad korban. .
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Satarmese, Iptu Kiki M. Bachsoan bersama Kanit Reskrim Aiptu Harun Rasyid, Kapospol Satarmese Barat Aipda Arsel Liunima, serta Bhabinkamtibmas Bripka Dance Ledjab dan Brigpol Marselinus Noka, didampingi personel Babinsa setempat.
Baca Juga: Pelaku Pencurian Berantai di Manggarai Barat Dibekuk Polisi Personel Polsek Satarmese bersama TNI membantu proses evakuasi jasad korban dari lokasi penemuan ke pinggir pantai.
Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Dintor untuk dilakukan pemeriksaan luar (Visum et Repertum).
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah murni (ajal) dan menolak dilakukan otopsi.
Kapolsek Satarmese Iptu Kiki M. Bachsoan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut dan sebisa mungkin tidak melaut seorang diri, terutama pada malam hari.
Pihak keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada Polsek Satarmese atas respon cepat dalam penanganan kejadian, mulai dari mendatangi TKP hingga proses evakuasi dan pemeriksaan jenazah di Puskesmas Dintor.
Keluarga juga menyatakan ikhlas menerima peristiwa tersebut sebagai musibah, serta menjadikannya sebagai pelajaran berharga bagi masyarakat agar lebih mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.
Baca Juga: Uskup Labuan Bajo Apresiasi Dedikasi Polri Jaga Kedamaian Paskah 2026