digtara.com -Peristiwa kebakaran hebat terjadi di Kota Tebing Tinggi yang menghanguskan 10 unit rumah semi permanen milik karyawan PT ADEI Plantation and Industry, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Padang Hilir. Api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari material kayu.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tebing Tinggi langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari pihak perusahaan. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke area lain.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Tebing Tinggi, Muhammad Ridwansyah, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa proses pemadaman berlangsung cukup intens karena api cepat membesar akibat bahan bangunan yang mudah terbakar.
Baca Juga: Ditinggal Sendiri Dalam Rumah, Balita di Ende Tewas Terjebak Kebakaran Rumah "Untuk pemadaman, kami menurunkan empat unit mobil damkar. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," ujarnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah beberapa jam penanganan oleh petugas. Namun, seluruh bangunan rumah dilaporkan rata dengan tanah akibat besarnya kobaran api.
Sementara itu, pengawas perumahan karyawan
PT ADEI, Ationg, mengungkapkan bahwa kompleks tersebut sudah tidak lagi dihuni selama hampir lima tahun. Ia juga menyebut aliran listrik di lokasi sudah lama terputus.
Menurutnya, dugaan sementara api berasal dari luar area kompleks perumahan.
Baca Juga: Lupa Matikan Lilin Doa, Kakek di Nagekeo Tewas Terjebak Kebakaran Rumah
Akibat kejadian ini, pihak perusahaan diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Saat ini, aparat dari Polres
Tebing Tinggi bersama Polsek Padang Hilir masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab pasti
kebakaran.