digtara.com -Insiden kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas Jalan Tol Tebing Tinggi–Indrapura, Sumatera Utara, pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 11.10 WIB. Kecelakaan ini melibatkan satu unit truk Fuso dan mobil Suzuki APV yang difungsikan sebagai ambulans.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di KM 89 jalur B, arah Indrapura menuju Medan, dalam kondisi jalan lurus dan cuaca cerah.
Diduga Hilang Konsentrasi, Ambulans Tabrak Truk
Berdasarkan keterangan petugas, ambulans dengan nomor polisi BM 1873 AAE melaju di jalur cepat sebelum akhirnya menabrak bagian belakang kanan truk Fuso BM 9968 AO yang berada di jalur lambat.
Baca Juga: Tabung Gas Meledak, Empat Rumah dan Satu Motor di Tebing Tinggi Hangus Terbakar Benturan keras menyebabkan ambulans mengalami kerusakan parah, terutama di sisi kiri kendaraan.
Kasatlantas Polres Tebing Tinggi, AKP Lidya, menyebut kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi ambulans kehilangan konsentrasi saat berkendara.
Dua Korban Jiwa dan Satu Jenazah Ikut Terdampak
Akibat
kecelakaan ini, dua penumpang ambulans dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Frankie Hutagalung dan Elisa, warga Sei Rampah.
Selain itu, satu jenazah yang sedang dibawa untuk proses kremasi di Medan, yakni William, turut menjadi korban dalam insiden tersebut.
Sementara itu, sopir ambulans Arfin Hutauruk mengalami syok dan luka ringan di bagian kaki. Pengemudi truk, Richard Manalu (44), dilaporkan selamat tanpa luka serius.
Baca Juga: Triwulan I Tahun 2026, Jumlah Korban Meninggal Kasus Laka Lantas di Sumba Timur Menurun Petugas Lakukan Evakuasi dan Penyelidikan
Tim dari Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sumut bersama Unit Gakkum Polres Tebing Tinggi langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu, petugas juga mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan di ruas tol tersebut.
Sejumlah saksi, termasuk petugas tol dan tenaga medis, telah dimintai keterangan. Barang bukti berupa kedua kendaraan juga telah diamankan untuk keperluan penyelidikan.
Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta. Hingga kini, kasus masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.