digtara.com -Gempa susulan kembali melanda Kupang, NTT. Pada Kamis (1/10/2026) pagi gempa bumi magnitudo 3,1 kembali mengguncang wilayah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang ditampilkan, gempa terjadi pada pukul 07.43.06 WIB.
Episenter gempa berada pada koordinat 10,04° Lintang Selatan dan 123,61° Bujur Timur.
BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 31 kilometer arah barat Kabupaten Kupang, dengan kedalaman 6 kilometer.
BMKG menyebut gempa tersebut tercatat sebagai gempa dirasakan dengan magnitudo 3,1.
BMKG juga memberikan arahan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.
Baca Juga: Kakanwil Ditjenpas NTT Monev Dan Tertibkan Empat UPT Kota Kupang
" Info Gempa dirasakan Mag:3.1, 01-Okt-26 07:43:06 WIB, Lok:10.04 LS, 123.61 BT (Pusat gempa berada di Laut 31 km Barat Kab.
Kupang), Kedalaman:6 km," demikian tertulis dalam laman
Sebelumnya pada Rabu, 30 September 2026, pukul 17:58:51 WIB wilayah Kabupaten Kupang, NTT diguncang gempa bumi tektonik.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4.8 pada kedalaman 9 kilometer.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 10,24° LS ; 123,59° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 26 kilometer barat Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di daerah Kabupaten Kupang dan Kota Kupang dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).
Belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
Hingga pukul 18:21 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa belum ada kejadian gempa bumi susulan (aftershock).
Kepada masyarakat Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama menghimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg," tandasnya.