Lagi Tugas Luar, ART Malah Bawa Kabur Sepedamotor dan Perhiasan Emas Majikannya

Imanuel Lodja - Senin, 21 Oktober 2019 07:46 WIB

digtara.com | KUPANG – Rudy Priyono, SKM M.Kes (55), Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tinggal di RT 19/RW 06 Kelurahan Penkase Oeleta Kecamatan Alak Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami nasib nahas.

Sepeda motor, perhiasan emas dan uang dibawa kabur Asisten Rumah Tangga (ART) yang baru 6 bulan bekerja di rumahnya.

PM (16), ART yang bekerja di rumah korban sejak bulan April 2019 lalu membawa kabur barang-barang majikannya ini saat korban dan istri nya sedang dinas luar kota.

Rudy Priyono pun mengadukan kasus pencurian dan penggelapan ini ke polisi di Polsek Alak.Kapolsek Alak, Kompol I Gede Sucitra, SH didampingi Kanit Reskrim Polsek Alak, Iptu DY Hendrik di Mapolsek Alak, Senin (21/10/2019) mengakui kalau awalnya istri korban yang juga ASN melakukan tugas ke luar daerah.

Korban Rudy Priyono pun ikut melakukan tugas luar kota sehingga hanya ada Putri Manafe dirumah mereka.  Rabu (16/10/2019), Putri Manafe pun membawa kabur sepeda motor korban jenis mio J warna hijau nomor polisi DH 4283 HJ.  Saat kembali tugas dari luar kota, korban mendapati rumah dalam keadaan kosong dan sepeda motor pun raib. Putri Manafe juga raib dan tidak bisa dihubungi.

Korban kaget saat memeriksa perhiasan istrinya. Sejumlah perhiasan emas dan uang juga ikut hilang dan hanya ada Putri Manafe dirumah mereka saat itu.  Korban melaporkan ke polisi. Di Mapolsek Alak, korban mengaku kalau awalnya terlapor Putri Manafe mengaku adalah anak yatim piatu.

“Saat korban meminta identitas, terlapor beralasan kalau ia baru berusia 16 tahun sehingga belum memilki KTP,” ujar Kapolsek Alak.

Namun untuk memastikan kerabat dan tempat tinggal Putri Manafe, korban pernah meminta Putri Manafe untuk berkunjung ke rumah Putri Manafe.

“Putri Manafe mengaku berasal dari desa Noknok Kecamatan Kolbano kabupaten Timor Tengah Selatan sehingga tiga bulan lalu korban ke Kolbano. Namun Putri Manafe justru menunjukkan desa yang jauh diseberang gunung yang susah dilewati kendaraan sebagai kampungnya sehingga korban pun mengurungkan niatnya untuk berkunjung ke rumah dan kampung terlapor,” urai Kapolsek Alak.

Aparat kepolisian pun masih mencari keberadaan terlapor guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Polisi baru memeriksa korban dan istrinya. “Kita masih lacak keberadaan terlapor karena ada sejumlah tukang ojek yang sempat melihat dan bertemu terlapor mengendarai sepeda motor korban pasca kabur dari rumah korban,” tambah Kapolsek Alak.

Editor
: Imanuel Lodja

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Sapi Milik Warga Kabupaten TTU Dibantai Pencuri Dan Diambil Dagingnya

Peristiwa

Enam ABH Pelaku Pencurian di Sikka Diamankan Polisi

Peristiwa

Dua ABH di Kabupaten Lembata Terlibat Kasus Pencurian, Salah Satunya Perempuan

Peristiwa

Kabur Pasca Curi Uang Hasil Jual Beras di Manggarai, Pelaku Ditangkap Polisi di Manggarai Barat

Peristiwa

Dua Gereja di Nagekeo-NTT Jadi Sasaran Pencurian, Polres Nagekeo Bekuk Pelaku di Kabupaten Tetangga

Peristiwa

Pencuri dan Anjing Hasil Curian Ditangkap Tim Resmob Polres Kupang