digtara.com | DAVAO – Menurut keterangan Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) yang dilansir Reuters, gempa tersebut terjadi di 26 km sebelah timur dari Tulunan, Cotabato pada pukul 9:04 pagi waktu setempat.
Gempa berkekuatan 6,6 Magnitudo melanda Mindanao tengah di Filipina selatan pada Selasa, 29 Oktober, mengguncang bangunan dan menyebabkan penduduk bergegas keluar dari bangunan sekolah dan kantor-kantor.
Di mana dampak akibat gempa tersebut dikabarkan tujuh orang tewas, dan banyak korban luka. Berdasarkan keterangan pejabat kepada kantor berita Reuters, seorang bocah lelaki berusia tujuh tahun dan ayahnya yang berusia 44 tahun yang meninggal setelah dihantam batu besar.
Pihak berwenang telah memperingatkan bahwa korban tewas dapat meningkat lebih lanjut di hari-hari mendatang.