digtara.com | AMBON-Kapal bermuatan puluh ton ikan, KM Aru Permai dilaporkan hilangkontak di perairan Laut Pulau Buru Maluku, pada Kamis (06/02/2020).
Laporan hilangkan kapal penangkap ikan tuna tersebut disampaikan langsung kepala Basarnas Ambon, Maluku Kepada wartawan melalui pesan singkatnya di WAG Pers-SAR Ambon, Kamis sore.
“Peristiwa hilangkan Kapal pengkap ikan tersebut telah terjadi sejak Senin 03 Februari kemarin. kami baru menerima laporannya hari ini dan langsung melalukan upaya pencarian,” ujar Muslimin.
Kapal penangkap ikan sebelumnya berangkat dari Kota Namrole Kabupaten Buru Selatan, menuju Tulehu Kabupaten Maluku Tengah, sejak Senin dan diperkirakan tiba pada hari itu juga. Namun hingga kini, Kapal ikan yang membawa 11 orang ABK tersebut belum ditemukan.
“Kami menerima laporan hilang kontak kapal tersebut dari bapak Anton Kolauw (karyawan CV. Sumber Harta Laut Mas). kami pun langsung mengerahkan personil ke lokasi titik koordinat, untuk mencari kapal dan berupaya menyelamatkan 11 ABK yang berada di kapal itu,” ungkap Muslimin.
Upaya pencarian kapal pengkap ikan tuna tersebut dilakukan regu penolong dari SAR kota Namlea, bersama unsur Polairud Pulau Buru. Upaya pencarian dilakukan dengan kondisi gelombang laut mencapai 1,5 meter.
Hingga sore upaya pencarian masih belum membuahkan hasil. Ada 12 orang yang hilang bersama kapal tersebut.