digtara.com | SLEMAN – Sebanyak enam orang pelajar SMP Negeri 1 Turi, Sleman, Yogyakarta, tewas saat mengikuti kegiatan pramuka berupa susur sungai di Sungai Gempor, Jumat (20/2/2020).
Kabid Humas Polres DIY, Kombes Pol Yulianto menyebutkan, keenam pelajar itu adalah Sovie Aulia, Arisma, Nur Azizah, Latifa, Khoirunisa, dan Evita Putri.
Yulianto menyebut ada empat siswa yang belum terkonfirmasi keberadaannya. Sedangkan total peserta kegiatan susur sungai sebanyak 249 orang.
“(Terdiri dari) Kelas 7 124 (siswa), dan kelas 8 125 (siswa),” lanjutnya.
Bupati Sleman Sri Purnomo menyebut kegiatan susur sungai yang dilakukan oleh pihak SMPN 1 Turi merupakan kecerobohan yang berakibat fatal. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan di sungai saat musim hujan sangat berbahaya.
“Itu kecerobohan artinya melaksanakan kegiatan di sungai saat hujan itu sangat bahaya. Ini kecerobohan yang berakibat fatal,” ujar Sri Purnomo saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Jumat (21/2) malam.
Sri menyebut kegiatan pramuka banyak jenisnya dan bisa dilakukan di lingkungan sekolah. Pertimbangannya yakni faktor keselamatan.
Sri mengaku belum mengetahui apakah ada pembina yang mendampingi saat kegiatan susur sungai yang dilakukan oleh SMPN 1 Turi. Dia memilih fokus pada pencarian korban.
[AS]