digtara.com – Sekira 30 orang kerabat mendatangi kediaman keluarga Bripda DN di Kecamatan Kisaran Barat, Asahan, Sumatera Utara, Minggu (29/3/2020) dinihari.
Mereka hadir untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan Bripda DN.
Bripda DN sebelumnya dinyatakan tewas akibat tertembak di bagian kepalanya. Ia diduga tak sengaja menembakkan pistol milik salah seorang rekannya.
Hingga Minggu dinihari, jenazah Bripda DN belum tiba di rumah duka. Jenazahnya masih menjalani proses otopsi di Rumah Sakit Bhayangkar Medan.
Kasus penembakkan ini sendiri kini masih diselidiki pihak kepolisian. Polisi sudah melakukan oleh tempat kerjadian perkara (KTP) di lokasi penembakkan. Sejumlah saksi juga sudah diperiksa.
Hal itu telah dikonfirmasikan kepada Kapolrestabes Medan, Kombos Pol Jhony Edison Isir.
“Iya benar. Saat ini masih lidik,†tukasnya.
https://www.youtube.com/watch?v=uiTnSWSX0BA
Diberitakan sebelumnya, satu anggota polisi tewas tertembak di Barak Satsabhara Polrestabes Medan. Korban bernama Bribda DN (21) dengan terdapat luka bekas peluru dibagian kepala, Sabtu (28/3/2020) Medan, Sumatera Utara.
Dari informasi yang dihimpun, korban tewas tanpa sengaja terkena senjata api milik rekannya yang ditembakkan sendiri oleh korban.
Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi insiden tersebut, Polisi kemudian mengevakuasi jenazah Bripda DN ke RS Bhayangkara Polda Sumut, untuk kepentingan otopsi.
Baca berita terkait Polisi Tewas Tertembak:
Satu Polisi Tewas Tertembak di Barak Satsabhara Polrestabes MedanTewas Tertembak Pistol Rekannya, Pemakaman Bripda DN Dilakukan Secara MiliterIni Alamat Polisi Tewas Tertembak Senjata Api di Medan
[AS]