digtara.com – Puluhan tenaga medis RSU Permata Bunda Medan, menggelar aksi unjukrasa di areal belakang rumah sakit, di Jalan Dolok Sanggul, Kota Medan, Kamis (3/9/2020) siang.
Aksi unjukrasa ini merupakan bentuk protes mereka atas kebijakan manajemen rumah sakit yang telah secara sepihak memotong gaji mereka. Pemotongan dengan nominal cukup besar itu juga sudah terjadi sejak 2 bulan terakhir.
“Gaji kami kan terdaftar sebesar Rp3,225 juta. Namun yang kami dapat hanya Rp2,25 juta. Bulan Juli lalu dipotong potong 10%. Kemudian di bulan Agustus rencananya kami di potong 20%, ” ujar Emil, Kordinator Aksi Unjukrasa tersebut.
Selain memotong gaji, kata Emil, manajemen rumah sakit juga tidak membayar iuran Jaminan Sosial Ketenagakerjaan mereka sejak bulan Februari 2020 lalu.
“Kami juga menuntut terkait Jamsostek kami yang enggak dibayar pihak rumah sakit. Isunya akan di lunasi semua bulan 7 kemarin. Jadi kami tidak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah sebesar Rp 600.000, ” tegasnya.
Ia berharap, pihak rumah sakit segera melunasi dan membayar gaji mereka secara penuh.
“Kami berharap hak kami pegawai rumah sakit full di bayar. Gak ada lagi pemotongan sesuai,†tukasnya.
[AS]
https://www.youtube.com/watch?v=ti6L5rnqW5s
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel YoutubeDigtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Protes Pemotongan Gaji, Puluhan Tenaga Medis RSU Permata Bunda Gelar Unjukrasa