digtara.com – Ratusan massa aksi Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumatera Utara (Sumut) kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak pengesahan UU Cipta Kerja Omnibus Law, Senin (12/10/2020). AKBAR Sumut Long March
Ratusan massa tersebut berkumpul di bundaran air mancur, jalan Jend Gatot Subroto Medan, sejak pagi.
Selanjutnya, massa melakukan long march menuju gedung DPRD Sumut, sekitar 11.40 WIB. Ratusan massa yang memenuhi badan jalan Guru Patimpus menyebabkan beberapa arus lalu lintas dialihkan.
Semisal arus lalu lintas dari jalan Gatot Subroto yang mengarah ke DPRD Sumut dan jalan imam Bonjol ditutup. Sehingga pengendara yang mengarah ke lapangan Merdeka, DPRD Kota Medan, dan Kantor Wali Kota Medan harus mencari jalur alternatif.
“Kapitalisme hancurkan. Omnibus Law gagalkan. Langkah hari ini ialah catatan sejarah bagi kita untuk tetap tidak sepakat terhadap kebijakan yang tidak pro rakyat,” ucap orator AKBAR dari mobil komando.
Baca: Pendemo Dilempari dari Atas Gedung DPRD Medan, Kapolda: Pelakunya Bukan Polisi
Aksi AKBAR ini dilakukan untuk merespon pengesahan RUU Cipta Kerja oleh DPR RI dan pemerintah Senin 05 Oktober silam.
AKBAR Sumut mengajukan protes untuk menggagalkan UU Cipta Kerja dikarenakan aturan tersebut tidak berpihak kepada masyarakat.
Sebelumnya AKBAR Sumut juga telah menggelar aksi serupa dengan menguraikan beberapa point yang sangat berbahaya dari RUU Omnibus Law, yakni hilangnya perlindungan dan pemenuhan hak-hak rakyat.
Hilangnya upah minimum dan penerapan upah kerja per jam. Pengurangan pesangon bagi buruh yang ter-PHK.
Melegalkan praktik perampasan tanah rakyat dan pencemaran lingkungan. Memasifkan praktek komersialisasi pendidikan dll.
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Tolak UU Cipta Kerja, Ratusan Massa AKBAR Sumut Long March Menuju DPRD Sumut