digtara.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan akan menelusuri dugaan pelanggaran kampanye yang menggunakan simbol-simbol negara. Telusuri Dugaan Pelanggaran Kampanye
Hal itu berkaitan dengan prajurit TNI Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan menyampaikan keberatan atas video kampanye Calon Wali Kota Medan No Urut 1, Akhyar Nasution beberapa waktu lalu.
“Sampai saat ini, Bawaslu sedang menelusuri dugaan pelanggaran kampanye yang menggunakan simbol negara. Jikalau itu benar tentu telah menyalahi aturan yang berlaku,” ujar ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan Payung Harahap saat dikonfirmasi, Jumat (23/10/2020).
Lebih lanjut Payung menyebutkan, Pada Rabu 21 Oktober 2020 Bawaslu memfasilitasi anggota Marinir dengan Liaison Officer (LO) Paslon 01 Calon Wali Kota Medan.
“Marinir mendatangi kantor Bawaslu mengakui keberatan terhadap adanya video pendek terkait kampanye salah satu paslon. Setelah itu mereka mengajukan surat keberatan kepada paslon 01 yang diterima oleh LO di kantor Bawaslu Medan,” terangnya.
Baca: Kampanye di Masa Pandemi, PDIP Maksimalkan Peran Guraklih
Selain itu beliau juga menganggap pelaporan tersebut tidak memiliki syarat formil, sebab katanya pelapor mestinya sebagai warga negara Indonesia dan tercatat sebagai pemilih tetap. Sementara TNI tidak memiliki hak pilih.
“Akan tetapi ini kita jadikan sebagai informasi awal untuk menelusuri pelanggaran kampanye yang menggunakan simbol-simbol negara,” pungkasnya.
Geruduk
Tambahan informasi, sebelumnya kantor Bawaslu Kota Medan di Jalan Sei Bahorok, Kota Medan, ‘digeruduk’ personel Marinir TNI Angkatan Laut, Rabu 21 Oktober 2020 sore.
Mereka datang untuk menyampaikan rasa keberatan atas foto prajurit mereka dijadikan materi kampanye Pilkada Medan oleh salah satu pasangan calon.
Ada dua foto beberapa personel Marinir menggendong Akhyar yang digunakan dalam video yang mengampanyekan pasangan nomor urut 1, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (AMAN).
Kedua foto itu ditampilkan dalam 4 detik terakhir video. Foto itu diduga diambil di kawasan Medan Utara, saat mantan aktivis GMNI itu aktif menjabat Plt Wali Kota Medan.
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
TNI Sampaikan Keberatan, Bawaslu Medan Akan Telusuri Dugaan Pelanggaran Kampanye