digtara.com -Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan dukungannya terhadap upaya Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) dalam mengenalkan nilai-nilai Islam kepada generasi muda melalui seni. Ia menegaskan bahwa seni bernuansa Islami, termasuk qasidah, harus menjadi ruang pembinaan karakter, bukan sekadar kegiatan seremonial.
"Kegiatan qasidah dan seni jangan hanya sebatas seremonial saja, karena memiliki banyak manfaat bagi generasi muda, baik dalam pengembangan diri, kreativitas, hingga pembentukan karakter," ujar Bobby saat menerima kunjungan Dewan Pengurus Wilayah
LASQI Sumut, kemarin.
Bobby menyebut seni qasidah merupakan media efektif untuk memperkenalkan ajaran Islam kepada semua usia. Ia juga mendorong agar qasidah semakin digemari generasi muda sehingga tidak kalah pamor dengan musik modern seperti K-Pop.
"Kita tahu seni qasidah memiliki keunggulan yang tidak bisa ditandingi oleh hiburan modern," tambahnya.
Baca Juga: Gubsu Bobby Nasution Realisasikan 20 Ribu Rumah Subsidi Bersama Pengembang Untuk memperluas syiar seni qasidah, Bobby meminta
LASQI memperkuat kolaborasi dengan berbagai platform seperti televisi, radio, dan podcast agar penyebaran nilai Islam melalui seni dapat lebih masif.
Ketua Harian LASQI Sumut, Ridho Rahadian Fauzan, menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar Festival Seni Qasidah Tingkat Sumut pada 24–28 November 2025 di Asrama Haji Medan.
"Dari 33 kabupaten/kota, sudah 19 yang mendaftar. Akan ada berbagai perlombaan seperti bintang vokalis anak, remaja, dan dewasa, serta lomba rebana klasik dan pop religi," ujarnya.