digtara.com | JAKARTA – Janji akan menurunkan tarif dasar listrik disampaikan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dihadapan pendukungnya dari kalangan emak-emak Forum Komunikasi Majelis Talim (FKMT) serta Relawan Aliansi Pencerah Indonesia (API). Dalam pertemuan yang digelar di rumahnya di Desa Bojongkoneng, Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor tersebut, janji ini menurut Prabowo akan diwujudkannya setelah 1,5 dilantik menjadi presiden.
Prabowo menegaskan bahwa dirinya bersama dengan Sandiaga Uno akan berjuang sekuat mungkin untuk menurunkan harga kebutuhan pokok tersebut sebelum seratus hari pertama usai dilantik menjadi presiden dan wakil presiden.
“Kita akan bekerja untuk emak-emak semuanya. Insyaallah kalau hitungan saya harga daging, harga telur, harga ayam, bisa kita turunin dalam 100 hari pertama. Harga beras saya juga feeling hitungan saya bisa kita turunkan,” ujarnya.
Namun, untuk menurunkan harga tarif dasar listrik (TDL) dirinya dan Sandiaga Uno membutuhkan waktu kurang lebih 18 bulan setelah dilantik menjadi presiden dan wakil presiden. Sebab, ada beberapa faktor yang membutuhkan waktu untuk bisa menurunkan harga Tarif Dasar Listril (TDL) tersebut.
“Untuk harga listrik, mungkin kita butuh lebih lama lagi. Karena sudah dibikin agak kacau selama ini, tapi mungkin kita ya 18 bulan bisa lah kira-kira insyaallah. Ibu kan sudah menderita 4 tahun, 18 bulan ya tidak apa-apa ya, daripada saya janji-janji yang saya nggak bisa saya penuhi,” pungkasnya.[JNI]