GP Ansor Bersama OKP Langkat Komitmen Perang Melawan Hoax dan Tolak Politik Identitas

Redaksi - Senin, 11 Februari 2019 01:20 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201902/gp-ansor-langkat.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | LANGKAT – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Langkat ( GP Ansor Langkat ) menggelar diskusi publik bersama pimpinan organisasi kepemudaan di kabupaten langkat dalam rangka melakukan perlawanan terhadap penyebaran Hoax dan ujaran kebencian di Stabat Seafod. Sabtu (9/2/2019).

Hidayat Syahputera ketua panitia kegiatan menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan adalah sebuah bentuk kesadaran akan bahaya penyebaran hoax yang semakin massif, terlebih menjelang tahun politik yang akan menggelar 17 Pilpres 2019.

“Ditengah situasi yang dirasakan telah mencapai tahap mengkhawatirkan, GP. Ansor Langkat merasa sudah saatnya dibutuhkan gerakan bersama elemen pemuda serta pihak yang berwenang dalam pemerintah, aparat penegak hukum untuk melawan hoax,”tegasnya

Kegiatan dialog kebangsaan Generasi Muda Melawan Hoax yang di inisiasi GP Ansor Langkat dihadiri Ahmad Riduan Hasibuan ( Koornas AmaNU ), David G.T Naibaho (Ketua DPC GAMKI), Dhevan Efendi Rao ( ketua PC ISNU Langkat), Gusri Hanafi ( Ketua PMII Langkat ), Sutiman, S.Ip( Ketua DPD GPII Langkat ), Bayu Tri Irwansyah ( Ketua PC IPNU Langkat ), Hidayat Syahputra (Wakil Ketua PC GP Ansor Langkat).

Satria Dharmayana Sekretaris GP Ansor Langkat Dalam pernyataan sikap bersama generasi muda Langkat mengatakan siap melawan bentuk penyebaran hoax dan politik Identitas karena dapat memecah belah kehiduan berbangsa dan bernegara dan berjanji akan menggerakkan potensi generasi muda langkat

“Kita akan terus mengkonslidasikan gerakan generasi muda melawan untuk hoax dan ujaran kebencian sebagai wujud menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kemudian menolak politik identitas dan mendukung Pilpres yang demokratis, jujur, dan berkualtitas,dengan menggerakan seluruh potensi yang ada” katanya.

Ketua DPC GAMKI, David Naibaho mengajak segenap generasi muda di Langkat untuk berani dan bersatu melawan hoax yang telah merusak tatanan kemasyarakatan, karna itu merupakan endemic penyakit dimasyarakat yang harus kita sikapi bersama.

“Hoax terlihat sangat efektif merusak generasi. Kita lihat sekarang berita hoax sudah sampai keseluruh lapisan masyarakat terlebih generasi muda melalui media sosial,” ujarnya.

Sementara itu Koordinator Nasional Anak Muda Nahdatul Ulama, Ahmad Riduan Hasibuan menuturkan, generasi muda harus memenangkan yang haq dan mengalahkan yang hoax. Siapa saja yang menyebar berita hoax, maka akan melawan pemuda.

Selama ini ternyata putaran informasi hoax menyasar generasi muda. Pemuda menjadi sasaran empuk hoax, karena pemuda tidak bisa mengontrol emosinya. Jadi, pihak yang sangat potensial menghadang berita hoax adalah pemuda, dan pemuda harus bersatu” pungkasnya.[JNI/ril]

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Politik

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Politik

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Politik

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Politik

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Politik

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Politik

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo