Soal Polisi Ancam Kepling Dukung Jokowi-Ma’ruf, KNPI Sumut: Gus Irawan Jangan Sebar Hoax

Redaksi - Senin, 11 Februari 2019 09:23 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201902/Safrizal-Elbatubara.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | MEDAN – Wakil Sekretaris Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Utara, Safrizal Elbatubara, meminta Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi Provinsi Sumut, Gus Irawan Pasaribu, menghentikan penyebaran berita bohong (hoax) terkait adanya ancaman kriminalisasi yang dilakukan oknum polisi terhadap kepala lingkungan (Ketua RW) di Kota Medan, yang tidak mendukung pasangan calon presiden dan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Menurut Safrizal, apa yang ditudingkan Gus Irawan hanya upaya penyebaran opini busuk kepada masyarakat yang tujuannya tak lain hanya sebagai penggembosan kepada paslon Jokowi Ma’ruf Amin.

Gus juga dinilai Safrizal sedang melakukan framing bahwa pasangan petahana akan main curang pada pilpres mendatang. Framing itu dianggap isu murahan dan membahayakan mental warga masyarakat. Padahal rakyat Indonesia wajib tercerah dan tercerdaskan, bukan malah sebaliknya dibodoh-bodohin dan dipermainkan.

“Kalau ada bukti yang jelas, laporkanlah ke pihak berwajib, jangan tebar hoax, fitnah dan ujaran  kebencian sana sini. Kita kan negara hukum, laporkan secara hukum jika itu benar-benar fakta,” tantang, Presiden Gerakan Aku Geram dan Anti Koruptor (GAGAK) itu dalam keterangan resminya, Senin (11/2/2019)

Menurutnya lagi, mengarahkan kepala lingkungan untuk mendukung salah satu pasangan calon bukanlah perkara mudah sekarang ini. Apalagi sampai mengancam para pamong yang terdekat dengan masyarkat itu.

“Kita melihat secara jelas dan faktual, Poldasu dan diikuti Polres-Polres hari ini telah berbenah benah, berbagai kegiatan sosial kerakyatan telah dipelopori dan digelar secara rutin, istighasah, zikir bersama, subuh berjemaah dan berbagai macam kegiatan positif lain yang menyentuh ke lapisan warga masyarakat kecil. Belum lagi gebrakan menertibkan hutan reklame dan bangunan bangunan di atas trotoar dan drainase bersama pemko dan pemkab se-Sumut sehingga warga masyarakat merasakan hadirnya negara di tengah kehidupan bernegara dan berbangsa. Jadi tak layak dituduh seperti yang dikatakan Gus,”tegas Wakil Sekretaris PW Gerakan Pemuda Ansor Sumut itu..

Safrizal menegaskan, jika tim sukses Prabowo-Sandi selalu saja menebar berita berita hoax, ujaran kebencian dan fitnah, maka mereka harus siap-siap untuk kalah. “Siap siaplah merasakan Infonesia lebih sejahtera bersama Jokowi dua periode. Orang bersih selalu saja dicari cari kesalahannya, sampai sampai polisi pun difitnah,”tandasnya.

[AS]

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Politik

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Politik

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Politik

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Politik

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Politik

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Politik

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo