digtara.com -Tamara Bleszynski meyakini menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 suatu hal bagus. Namun, ada hal lain yang tidak kalah penting dari itu semua.
“Apa yg aku pelajari dari semua ini? Aku pelajari bahwa 3M (Memakai Masker, Mencuci tangan, menjaga jarak) sudah bagus dan perlu banget, tapi kurang lengkap,†ungkap Tamara di akun Instagramnya, Sabtu (23/1/2021) malam.
Selain 3 M, Tamara menegaskan pentingnya menjaga hati dan tidak memenjarakan orang yang berbeda pendapat. “Kalau kita tidak juga menjaga hati dan tidak memenjarakan orang hanya karena perbedaan pendapat dan atau pendapatan,†jelasnya.
Masker, misalnya, kata Tamara, meski terlihat menutup areal mulut bukanlah lambang membungkam suara. “Makai Maskermu! Memakai masker, bukan berarti kamu harus bungkam. Kamu tidak pernah bisa bungkam, karena suara hatiMu, jeritanMu tetap terdengar bagi orang-orang yang bisa mendengar. Salam sayang selalu,†pungkasnya.
Tangkapan layar instagram Tamara Bleszynski
Seperti diketahui, salah satu sikap Tamara yang menentang memenjarakan orang berpendapat adalah dengan pro musisi Jerinx. Dia beberapa kali memberi dukungan agar kasus Jerinx tidak berakhir di penjara. Namun, kenyataannya beda, Jerinx ditahan dan divonis 10 bulan penjara karena menyebut IDI Kacung WHO. (pojoksatu/digtara)