digtara.com – Microsoft kembali melaporkan datanya telah dibobol kelompok hacker bernama Nobelium. Perusahaan menyebut, peretasan menggunakan akses ke tools bantuan Microsoft lewat komputer milik agen customer service. Lagi, Kelompok Hacker Bobol Data Microsoft
Microsoft mengaku, kejahatan siber ini memungkinkan kelompok hacker untuk mendapatkan lebih banyak peretasan ke pelanggan Microsoft.
Menurut laporan Apple Insider, Minggu (27/6/2021), Microsoft mengkonfirmasi telah menemukan sebuah malware yang mencuri informasi di dalam komputer, yang biasa digunakan untuk melayani konsumen.